Apa itu Database Administrator? Ini 10 Tugas Utamanya!

Apa itu Database Administrator? Ini 10 Tugas Utamanya!

Pernahkah terbayang oleh Anda, apa yang terjadi jika database penting perusahaan hilang atau tidak dapat diakses? Kondisi bisa menjadi sangat kacau! Di sinilah peran penting seorang Database Administrator. Tugas mereka bukan sekadar mengelola data, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga database perusahaan. Mereka memastikan data tetap aman, mudah diakses, dan sistem berfungsi optimal.

Mengingat peran mereka yang semakin krusial di era digital ini, profesi Database Administrator tidak hanya vital, tetapi juga menawarkan prospek karir yang cerah. Ingin mengenal profesi ini lebih dalam? Mari simak ulasan lengkap mengenai tugas, keahlian yang diperlukan, hingga potensi penghasilannya!

Pengertian Database Administrator

Database Administrator (DBA), juga dikenal sebagai database manager, adalah seorang administrator sistem komputer yang memiliki spesialisasi tertentu dalam mengelola database perusahaan. Mereka bertugas memelihara integritas data dan memastikan keamanannya untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Seorang DBA juga bertanggung jawab atas kebutuhan perusahaan terkait data, termasuk penyimpanan data, dokumentasi database, pengaturan keamanan, dan administrasi sistem secara menyeluruh.

Spesialisasi Database Administrator

Profesi database administrator dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis berdasarkan spesialisasi, tugas, dan tanggung jawab utamanya. Berikut beberapa spesialisasi DBA yang umum dan banyak dicari oleh perusahaan:

1. Application Database Administrator

Application DBA bertanggung jawab atas administrasi database yang mendukung aplikasi. Tugas mereka meliputi instalasi dan konfigurasi aplikasi, memastikan sinkronisasi data antar database, serta menangani troubleshooting masalah yang terkait dengan aplikasi.

2. System Database Administrator

System DBA bertanggung jawab atas manajemen dan pemeliharaan keseluruhan sistem komputer. Mereka mengurus instalasi dan konfigurasi perangkat lunak, menerapkan patch keamanan, dan memonitor performa sistem secara keseluruhan. Tanggung jawab mereka mencakup aspek teknis dan fisik dari database.

3. Database Architect

Database Architect bertanggung jawab untuk merancang infrastruktur digital yang digunakan untuk membangun sistem database. Mereka juga mengimplementasikan DBMS baru sesuai kebutuhan bisnis atau perusahaan. Tugas mereka mencakup perencanaan strategi untuk backup dan recovery data.

Tugas Database Administrator

Database Administrator bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perlindungan informasi krusial, serta memastikan akses terhadap data penting untuk perusahaan, institusi, hingga lembaga pemerintahan. Mereka juga melakukan backup, pemulihan, dan menangani troubleshoot pada database dan sistem akses, serta mengupdate dan mengintegrasikan aplikasi lama dengan teknologi terbaru.

Berikut ini beberapa tugas utama database administrator:

  1. Mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan database tool yang sesuai 
  2. Merencanakan pengembangan, instalasi, dan pemeliharaan berkelanjutan database
  3. Memperbarui sistem database, server, dan aplikasi terkait
  4. Mengelola akses pengguna terhadap server database
  5. Menjamin keamanan data organisasi yang disimpan dalam database
  6. Membuat dan menguji modifikasi struktur database jika dibutuhkan 
  7. Menyelesaikan masalah terkait aksesibilitas dan performa database
  8. Mengkonfigurasi dan mendesain model database sesuai kebutuhan organisasi atau perusahaan
  9. Menggabungkan database lama dan melakukan migrasi data dari platform sebelumnya
  10. Memberitahu pengguna tentang perubahan database dan memberikan pelatihan penggunaan sistem tersebut

Skill Database Administrator

Untuk menjadi database administrator, biasanya dibutuhkan latar belakang pendidikan dalam bidang yang terkait dengan IT, seperti Teknik Informatika, Ilmu Komputer, atau Sistem Informasi. Selain itu, mengikuti kursus atau bootcamp daring dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

Berikut adalah beberapa skill yang penting dikuasai oleh Database Administrator:

  1. Database dan sistem manajemen – Database administrator perlu memiliki pemahaman mendalam terkait database relasional dan database non-relasional.
  2. Solusi backup dan pengembalian data – Pencadangan dan restorasi server database adalah tanggung jawab utama DBA. Mereka harus dapat merencanakan dan melaksanakan solusi backup yang efektif untuk memulihkan database jika terjadi kegagalan.
  3. Perencanaan kapasitas dan desain database – DBA bertanggung jawab untuk merencanakan kapasitas database, termasuk pengembangan proses-proses seperti perluasan penyimpanan dan lisensi pengguna.
  4. Cloud-based database – seiring banyaknya organisasi yang beralih ke penyimpanan berbasis cloud, DBA perlu memahami arsitektur cloud untuk mengelola database dengan efisien di lingkungan tersebut.
  5. Teknologi big dataseorang DBA diharapkan memiliki kemampuan untuk melakukan sejumlah aktivitas yang terkait dengan science data, seperti mengidentifikasi dan menyajikan data bisnis dari kumpulan data besar (big data).
  6. AI dan machine learning – Kemampuan dalam AI dan machine learning membantu DBA mengotomasi tugas-tugas repetitif, memprediksi masalah potensial, meningkatkan keamanan, dan mengoptimalkan performa database.

Gaji Database Administrator

Di Indonesia, profesi database administrator menawarkan prospek karier yang menjanjikan, terutama dari segi penghasilan. Menurut data dari Indeed per Maret 2025, rata-rata gaji DBA di Indonesia mencapai IDR 6,7 juta per bulan. Data Glassdoor per Maret 2025 juga melaporkan bahwa penghasilan DBA di Jakarta berkisar antara IDR 5,4 – 13,3 juta per bulan.

Rekap dan Kesimpulan

Database Administrator (DBA) adalah orang yang bertanggung jawab atas semua aspek yang terkait dengan sistem database di suatu perusahaan atau institusi. Tugas utamanya mencakup manajemen dan pemeliharaan database, identifikasi kebutuhan pengguna terhadap database, perlindungan data, serta pengelolaan akses pengguna.

DBA dapat memiliki beberapa spesialisasi yang populer, seperti Application DBA, System DBA, dan Database Architect. Beberapa skill yang penting untuk profesi ini meliputi bahasa database dan sistem manajemen, sistem operasi server, solusi backup dan pengembalian data, perencanaan kapasitas dan desain database, serta teknologi big data.

Di Indonesia, pekerjaan DBA menawarkan gaji yang menjanjikan, yaitu sekitar IDR 6 -13 juta per bulan.

Demikianlah gambaran singkat mengenai Database Administrator. Apakah Anda tertarik untuk mengeksplorasi karier di bidang ini? Semoga sukses!

Related Articles

Apa itu Database Non-Relasional? Ini 3 Contohnya!

Data menjadi aset paling berharga bagi bisnis dan organisasi. Namun, tidak semua data cocok disimpan dalam tabel yang kaku seperti di database relasional. Bagaimana jika Anda membutuhkan penyimpanan yang lebih fleksibel dan dapat berkembang sesuai kebutuhan? Di sinilah database non-relasional hadir sebagai solusi. Dengan pendekatan yang lebih bebas dan scalable, sistem ini memungkinkan penyimpanan data

Apa itu Database Relasional? Ini 3 Kelebihan dan Contohnya!

Mengelola data dalam jumlah besar bisa menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan modern. Di tengah arus informasi yang terus berkembang, menemukan data yang relevan dan terstruktur bukanlah hal mudah. Namun, ada solusi yang telah terbukti efektif dan banyak digunakan, database relasional. Mengapa teknologi database relasional begitu penting? Dengan kemampuan menyimpan dan mengorganisir data secara efisien, database

Apa itu Database? Ini 4 Fungsi Penting Database

Komputer, laptop, smartphone, dan berbagai gadget lainnya tak pernah lepas dari teknologi yang mendukung kerja mereka. Salah satu komponen kunci yang bekerja di balik layar adalah sistem basis data. Sistem ini berfungsi untuk menyimpan, mengelola, dan mengorganisir informasi yang dibutuhkan oleh pengguna.  Artikel kali ini akan membahas apa itu database, fungsi, manfaat, jenis, hingga beberapa

10 Database Server Terbaik Pilihan Developer Profesional

Memilih database server yang tepat adalah salah satu keputusan fundamental dalam pengembangan aplikasi web. Pilihan ini akan berdampak langsung pada bagaimana data disimpan, dikelola, diakses, serta memengaruhi aspek krusial seperti performa, skalabilitas, dan keandalan aplikasi Anda di kemudian hari. Secara umum, Anda akan berhadapan dengan dua kategori utama: database relasional yang unggul dalam mengelola data

Apa itu Full Stack Developer? Ini 8 Skill Dewa FS Dev!

Full stack developer merupakan salah satu profesi kompleks di bidang pengembangan web yang membutuhkan keterampilan tingkat tinggi. Karena kompleksitasnya, tidak mengherankan jika full stack developer masih relatif jarang dan gaji yang ditawarkan untuk posisi ini sangat menggiurkan. Lantas apa sebenarnya peran dan tugas-tugas seorang full stack developer? Apa saja skill yang harus dimilikinya dan bagaimana

Responses

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *